Skip to content

Sakura Wish (Japanese Story)  

Desember 21, 2012

Sakura Wish (Japanese Story)  
 
Harumi Kawaii 

PenerbitZettu 

Jumlah Halaman185 

Romance

Rp 32.400,-

 
SINOPSIS BUKU –

Sakura Wish (Japanese Story)

Aruhi Dokokade…someday, somewhere. Ryuji tak pernah berhenti berjalan dan menjelajah. Sampai di satu waktu, di suatu tempat, langkahnya terhenti. Meninggalkan luka perih di hati Keiko, menyisakan duka yang mendalam.

Saat musim dingin berakhir, hangatnya musim semi membawa harapan. Keiko membisikkan sakura wish di bawah pohon sakura yang bunga-bunganya siap mekar.
Sakura…sakura…sakura…

Angin berhembus lembut menjawab harapannya. Kemudian, seorang lelaki terpilih datang menghampirinya, menyelamatkan hati Keiko…

Yoshinara Keiko adalah murid baru di kelas tiga Higashi Senior High School, Kyoto. Ia murid pindahan dari Tokyo. Kedatangannya di sekolah barunya ini menarik perhatian karena ia ramah, manis, murah senyum, cerdas dan pandai berolahraga. Setidaknya ada empat anak lelaki sekaligus yang menaruh minat padanya. Tachibana Ryuji, remaja yang hobi mendaki gunung, tanpa permisi meminta Keiko menjadi kekasihnya di hadapan semua teman sekelas dalam pesta ulang tahun ke tujuh belas Kazuhiko Naomi yang justru mencintai Ryuji sejak kelas satu. Awalnya Ryuji melakukan itu sengaja untuk membuat kesal Naomi yang tak bosan mengejarnya padahal sedikit pun ia tidak tertarik pada Naomi. Tetapi kemudian Ryuji benar-benar menyukai Keiko. Ia bahkan mengajak Keiko mendaki Gunung Fuji hanya berdua dengannya. Hubungan Keiko dan Ryuji menjadi semakin dekat. Tetapi Keiko masih belum menyadari perasaannya yang sesungguhnya. Karena di saat yang bersamaan, ia juga sedang dekat dengan Ishikawa Hiroyuki, cowok pendiam di kelas yang hampir tak pernah tersenyum dan irit bicara. Pertemuan mereka di tempat rahasia di bukit belakang sekolah, telah menyatukan keduanya. Mereka menamakan tempat itu dengan nama yang sama, Heavenly Garden. Di balik sikap dingin Hiroyuki, sebenarnya diam-diam ia menyukai Keiko. Tanpa sepengetahuan Keiko, Hiroyuki menggambar sketsa wajah Keiko hampir setiap hari sejak kedatangannya di sekolah ini.

Selain kedua pemuda itu, Keiko juga dekat dengan Takahiro Kenichi kapten basket sekolah sekaligus teman sebangkunya. Kenichi juga diam-diam menyukai Keiko. Tetapi Keiko hanya menganggap Kenichi sebagai sahabatnya. Kenichi sendiri tak pernah berani mengungkapkan perasaannya pada Keiko. Keiko seringkali dicemburui Nakano Miyuki yang tak suka melihat keakrabannya dengan Kenichi, karena diam-diam Miyuki menyukai Kenichi.

Izuki Hajime adalah pemuda lain yang juga tertarik pada Keiko. Bukan tertarik untuk menjadikan Keiko sebagai kekasih, tetapi tertarik mengajak Keiko memperkuat tim yamakashi (fast running)-nya. ia melihat Keiko mampu berlari cepat, melompat tinggi dan melompat jauh. Keiko membuat perjanjian dengan Hajime.

Keiko mengalami kebimbangan, siapakah lelaki yang akan dipilihnya? Tetapi belum sempat ia memilih, Ryuji sudah berpamitan padanya ingin mendaki Gunung Fuji yang bersalju di musim dingin sendirian. Padahal pendakian menuju Gunung Fuji di musim dingin ditutup. Ryuji nekat melewati Hutan Aokigahara yang terkenal angker karena menjadi tempat favorit warga Jepang yang putus asa untuk bunuh diri. Keiko melarang Ryuji pergi, bahkan rela menyatakan cinta pada Ryuji asalkan Ryuji mengurungkan niatnya menerobos Hutan Aokigahara. Tapi Ryuji tetap pergi. Ia berjanji akan kembali ke hadapan Keiko dan berharap saat ia kembali, Keiko sudah memutuskan memilih siapa yang dicintainya. Tetapi Ryuji tak pernah menepati janjinya. Ia tak kembali.

From → NOVEL, SOLD OUT

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: